Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 September 2013

Hukum Judi Bola dalam Islam

 
Assalamuallaikum Sahabat Creation . Kali ini saya akan Membagikan Artikel tetang Hukum islam Bagi Penjudi Bola. Semoga Yang membaca dan melakukan judi jadi Sadar. dan berhenti melakukan hal ini. Semoga bermanfaat 
 
Dewasa ini banyak sekali ditemukan praktik perjudian online, khuusnya judi dalam hal sepakbola. Situs-situs judi online semakin marak di dunia maya. Bahkan mereka secara terang-terangan muncul melalui iklan-iklan di situs-situs yang terkemuka. Judi bola pada zaman sekarang ini sudah semakin marak di kalangan masyarakat. Mulai dari kalangan pegawai, karyawan bahkan dari kalangan sekolah-pun ikut dalam perjudian.

Mereka biasanya bertaruh pada saat sebelum pertandingan akan berlangsung. Dan akan menentukan pemenangnya setelah pertandingan usai. Masalahnya mereka menganggap judi sebagai suatu hal yang biasa dilakukan. Padahal judi merupakan sebuah dosa yang besar, sebagaimana diterangkan dalam QS : Al-Maidah ayat 90.

Allah berfirman, "Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syetan, maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan." (Al-Maidah: 90)

Di antara tradisi orang-orang Jahiliyah dahulu adalah berjudi. Adapun bentuk judi yang paling terkenal itu adalah sepuluh orang berserikat membeli seekor unta dengan saham yang sama. Kemudian dilakukan undian. Dari situ, tujuh orang dari mereka mendapat bagian yang berbeda-beda menurut tradisi mereka, dan tiga orang lainnya tidak mendapatkan apa-apa alias kalah.

Adapun di zaman kita saat ini, maka bentuk perjudian sudah beraneka ragam, diantaranya:
  1. Apa yang dikenal dengan yanasib (undian) dalam berbagai bentuk. Yang paling sederhana di antaranya adalah dengan membeli nomor-nomor yang telah disediakan, kemudian nomor-nomor itu diundi. Pemenang pertama mendapat hadiah yang amat menggiurkan. Lalu, pemenang kedua, ketiga dan demikian seterusnya dengan jumlah hadiah yang berbeda-beda. Ini semua adalah haram, meski mereka berdalih untuk kepentingan sosial.
  2. Membeli suatu barang yang di dalamnya terdapat sesuatu yang dirahasiakan atau memberinya kupon ketika membeli barang, lalu kupon-kupon itu diundi untuk menentukan pemenangnya.
  3. Termasuk bentuk perjudian di zaman kita saat ini adalah asuransi jiwa, kendaraan, barang-barang, kebakaran atau asuransi secara umum, asuransi kerusakan, dan bentuk-bentuk asuransi lainnya. Bahkan sebagian artis penyanyi mengasuransikan suara mereka. Ini semua hukumnya haram. (Tentang hukum asuransi dan solusinya menurut Islam. Lihat majalah Al Buhuts Al-Islamiyah; edisi 17, 19, 20. Terbitan Ar Ri’asatul Ammah Li Idarotil Buhutsil Ilmiyah.)

Demikianlah, dan semua bentuk taruhan masuk ke dalam kategori judi. Pada saat ini bahkan telah ada klub khusus judi (kasino) yang di dalamnya ada alat judi khusus yang disebut rolet khusus untuk permainan dosa besar tersebut.

Juga termasuk judi, taruhan yang diadakan saat berlangsung pertandingan sepak bola, tinju atau semacamnya. Demikian pula dengan bentuk-bentuk permainan yang ada di beberapa toko mainan dan pusat hiburan, sebagian besar mengandung unsur judi, seperti apa yang mereka namakan lippers.

Adapun berbagai pertandingan yang kita kenal sekarang, maka ada tiga macam:
  1. Pertama, untuk maksud syiar Islam, maka hal ini di bolehkan, baik dengan menggunakan hadiah atau tidak. Seperti pertandingan pacuan kuda dan memanah. Termasuk dalam kategori ini -menurut pendapat yang kuat– berbagai macam perlombaan dalam ilmu agama, seperti menghafal Al-Qur’an.
  2. Kedua, perlombaan dalam sesuatu yang hukumnya mubah, seperti pertandingan sepak bola dan lomba lari, dengan cacatan, tidak melanggar hal-hal yang diharamkan seperti meninggalkan shalat, membuka aurat dan sebagainya. Semua hal ini hukumnya ja’iz (boleh) dengan syarat tanpa menggunakan hadiah.
  3. Ketiga, perlombaan dalam sesuatu yang diharamkan atau sarana kepada perbuatan yang diharamkan, seperti lomba ratu kecantikan atau tinju. Juga masuk ke dalam kategori ini menyelenggarakan sabung ayam, adu kambing atau yang semacamnya (Ini merupakan ringkasan diskusi bersama Syaikh Abdul Muhsin Az-Zamil semoga Allah menjaganya, kalau tidak salah beliau telah menulis makalah khusus tentang masalah ini.)

(Dari kitab "Muharramat Istahana Bihan Naas" karya Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Munajjid/alsofwah)

Kamis, 25 Juli 2013

Menarik Hikmah Nuzulul Qur'an


Alquran membantu membawa umat Islam meraih kejayaan ekonomi dan peradaban.

JAKARTA — Ramadhan identik dengan Nuzulul Quran atau malam disampaikannya wahyu kepada Nabi Muhammad melalui malaikat Jibril. Malam 17 Ramadhan merupakan saat turunnya Alquran.

Ketua Bidang Dakwah Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Ahmad Kusyairi Suhail menyatakan, hikmah turunnya Alquran adalah sebuah solusi atas beragam problematika kehidupan manusia.

Ahmad mengatakan, sebelum kitab suci itu turun, kehidupan manusia benar-benar kacau tanpa arah. Namun, setelah Rasulullah menyebarkan ajaran Alquran ke berbagai penjuru dunia, dalam waktu singkat terjadi perubahan peradaban besar-besaran.

“Alquran mampu membawa masyarakat Muslim meraih kejayaan ekonomi dan peradaban fisik,” kata Ahmad Kusyairi Rabu (24/7).

Kejayaan berbagai negara pada era itu, kata dia, didapat karena masyarakatnya dengan penuh keyakinan mengamalkan setiap petunjuk dalam Alquran.

Alhasil, berkat taat pada ajaran Rasulullah, umat manusia berhasil keluar dari lorong kegelapan untuk menuju cahaya Islam. “Momen turunnya Alquran penting dijadikan bahan introspeksi.”

Terutama, sejauh mana umat Islam menjadikan kitab sucinya ini sebagai pedoman dalam menjalani hidup. Ahmad mengingatkan, kehidupan rakyat Indonesia yang tertatih-tatih meski dilimpahi kekayaan sumber daya alam perlu dikoreksi.

Bisa jadi, kata dia, masyarakat kurang bersyukur dengan anugerah yang diberikan Sang Pencipta. Mereka jarang berinteraksi atau malah menjaga jarak dengan Alquran.

Ahmad mengatakan, keadaan ini merupakan penyebab keterpurukan negara yang penduduknya mayoritas Muslim. “Sekarang harus diakui, umat menjauh dari Alquran, mulai kurang akrab dengan Alquran. Maka itu, harus siap menanggung risikonya,” ujar Ahmad.

Sudah saatnya, Ahmad melanjutkan, umat Islam kembali ke Alquran. Mencintai kitab suci ini dan kemudian mengamalkannya.

Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnaen meminta umat Islam untuk tidak mengabaikan peristiwa Nuzulul Quran. Momen turunnya pertama kali wahyu Allah itu disebut dalam Alquran sebagai Lailatul Qadar.

Dalam hadis riwayat Muslim, turunnya Alquran pada hari Senin, bertepatan dengan diangkatnya Muhammad sebagai Rasulullah.

Karena momen ini sangat mulia, diharapkan seluruh umat Islam untuk tidak melewatkannya begitu saja. Banyak amalan dan pelajaran yang bisa didapat jika mampu memahami esensi ajaran yang diamalkan Nabi Muhammad.

Dengan keagungan malam Nuzulul Quran itu, selayaknya masyarakat mengambil momentum peringatan sebagai pendorong untuk meningkatkan gairah mempelajari Alquran.

Kemudian, mendalami maknanya melalui para ulama ahli tafsir dan bukan merasa sok pintar menafsirkan sendiri tanpa pengetahuan bahasa Arab yang cukup.

Dengan mengamalkan isi Alquran sekuat tenaga, diharapkan umat Islam dapat menjadi contoh bagi umat lain dalam berperilaku mulia.

Ia lalu mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang artinya, ''Orang terbaik di antara umatnya adalah mereka yang mempelajari Alquran dan yang mengajarkannya kepada orang lain.''

Sumber : Republika
Manfaat puasa ramadhan bagi umat Islam tentunya banyak. Baik itu manfaat puasa bagi kesehatan fisik maupun kesehatan jiwa kita. Karena tentunya ketika syariat Islam ada, banyak hikmah di balik itu semuanya. Termasuk juga mengenai hikmah keutamaan puasa Ramadhan bagi kita umat Islam yang wajib untuk dilaksanakan bila tidak ada halangan rintangan ketika menjalaninya. Karena memang hukum puasa Ramadhan adalah wajib. Apalagi kita sudah kian mendekati Ramadhan 1434 H yang tinggal menunggu hitungan hari lagi.

Ramadhan adalah merupakan bulan yang banyak mengandung hikmah serta keutamaannya. Sesungguhnya sudah seharusnya orang Islam dan beriman akan gembira ketika menyambut datangnya bulan suci Ramadhan ini. Bukan saja telah diarahkan menunaikan ibadah selama sebulan penuh dengan balasan pahala yang berlipat ganda, di dalam bulan Ramadhan Allah Ta'ala juga telah menurunkan kitab suci al-Quranul-karim, yang menjadi petunjuk bagi seluruh manusia di alam semesta ini dan juga untuk membedakan antara yang benar dengan yang salah.

Dan bulan suci ramadhan ini juga merupakan salah satu moment waktu yang tepat untuk mengenalkan puasa ini bagi anak-anak kita juga. Dan juga waktu yang tepat untuk melatih anak berpuasa juga. Karena memang penting sekali bagi para orang tua untuk mengenalkan akan pentinganya berpuasa ramadhan ini bagi anak-anak dan juga begi keseluruhan Umat Muslim di penjuru dunia.

Kewajiban menjalankan ibadah puasa Ramadhan ini telah Allah Ta'ala perintahkan dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 183 yang artinya :"Wahai orang-orang yang beriman ! Diwajibkan kepada kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu, supaya kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa." Jadi tujuan puasa Ramadhan adalah agar kita menjadi orang-orang yang bertakwa dengan sesungguhnya. Yaitu menjalankan apa yang diperintahNya serta menjauhi segala apa yang dilarangNya. - See more at: http://www.safiyhati.com/2013/06/manfaat-hikmah-puasa-ramadhan.html#sthash.9vHMvLLC.dpuf